0


Hotel dengan tarif paling mahal di Amerika Serikat tersebar di berbagai kota. Berikut ini hotel termahal yang disurvei Luxury-Hotels.com. Mandarin Oriental dan The Ritz-Carlton Central Park di Manhattan menduduki peringkat puncak hotel paling mahal.

The Ritz-Carlton dan Mandarin Oriental, berada satu blok dari Central Park, sama-sama memimpin di peringkat pertama dengan tarif kamar per malam minimum US$ 995 untuk double room. The Baccarat Hotel yang juga berlokasi di Midtown Manhattan, berada di posisi ketiga dengan tarif hanya lima dolar lebih murah dari The Ritz-Carlton.

Tarif hotel termahal di luar kota New York berada di Los Angeles, tarif paling rendah US$ 800, Montage Beverly Hills berada di peringkat ke delapan. Hotel Skylofts MGM Grand merupakan hotel termahal di Las Vegas dengan tarif US$ 11 lebih murah dari peringkat delapan.

Inilah 10 hotel kota termahal di AS dengan tarif termurah untuk kamar double room selama Oktober 2015 sebagimana dikutip situs hotelbusiness.com, Kamis 18 Oktober 2015.

1. Mandarin Oriental (New York) US$ 995
2. The Ritz-Carlton Central Park (New York) US$ 995
3. Baccarat Hotel & Residences (New York) US$ 990
4. The St. Regis (New York) US$ 945
5. The Plaza Hotel (New York) US$ 893
6. The Peninsula (New York) US$ 845
7. Park Hyatt (New York) US$ 834
8. Montage Beverly Hills (Los Angeles) US$ 800
9. Skylofts at MGM Grand (Las Vegas) US$ 789
10. The Lowell (New York) US$ 785
Kalau mau sewa mobil mewah di Jakarta, gampang! hubungi aja www.sewamobilpremium.com

Dikirim pada 08 Oktober 2015 di Hot News


Ketika Anda memasuki belantara lebat hutan Kalimantan yang dibelahi sungai-sungai di Taman Nasional Tanjung Puting maka itu akan menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan. Anda seketika menjadi seorang petualang alam untuk bertemu beragam hewan tropis nan eksotis dengan aktor utamanya adalah orangutan. Tanjung Puting begitu istimewa karena kawasan ini merupakan ibu kota-nya orangutan di muka Bumi.
Taman nasional yang luasnya hampir mencapai seukuran Bali ini adalah rumah bagi kehidupan liar yang menakjubkan. Di sini juga berdiam bekantan dan monyet ekor panjang, burung, serta hewan liar lainnya, belum lagi tanaman asli hutan itu sendiri. Jelasnya tempat ini merupakan harta karun dunia yang menarik perhatian pengunjung dari berbagai belahan dunia.
Taman Nasional Tanjung Puting berada di Provinsi Kalimantan Tengah. Awalnya kawasan ini dinyatakan sebagai cagar alam tahun 1935 dan menjadi taman nasional pada 1982. TNTP berada di semenanjung luar laut Jawa dengan zona habitat yang beragam dari sejumlah besar makhluk hidup, baik flora dan fauna.

Lingkungan hutan yang menakjubkan ini harus dikunjungi jika Anda memang penyuka petualangan di alam terbuka. Sungai di sekitar TNTP merupakan sumber air yang jernih dan didiami beragam ikan air tawar dan makhluk dua alam. Dengan jumlah populasi yang banyak di tempat ini menjadikannya salah satu tempat terpenting di dunia untuk pelestarian hewan primata, burung, reptil dan ikan.
Orangutan tidak diragukan lagi menjadi penghuni yang paling di kenal di TNTP. Di sini menjadi pusat penelitian orangutan yang bertempat Camp Leakey. Di sanalah orangutan ditangkarkan dan diteliti secara berkelanjutan. Dengan sekira tiga perempat populasi orangutan di dunia yang hidup di Kalimantan, TNTP adalah tempat paling sempurna untuk melihat langsung kehidupan hewan menakjubkan itu di alam liar.

Dikirim pada 30 Juni 2015 di Hot News


Info penginapan di Jogja untuk anda yang ingin liburan dengan lebih hemat dan dekat dengan pusat kota. Minimili siap memberikan pelayanan terbaik. Hanya 8 menit ke pusat kota seperti Malioboro, Stasiun Tugu atau sekitar berjarak kurang lebih 5 KM. 1 rumah bisa muat sampai 8-10 orang (termasuk anak-anak), dengan biaya 600ribu per malam, anda tentunya bisa menjatuhkan pilihan kepada homestay di Jogja ini. Fasilitasnya ada TV+Sofabed, Dapur, Kamar mandi shower, Garasi, Kamar AC dan kamar Fan plus gratis ekstra bed. Yang paling penting adalah jarak ke tempat wisata terbaik yang ada di kota Jogja seperti taman sari, wisata kuliner gudeg wijilan, alun-alun selatan dan masih banyak lagi tempat menarik di pusat kota. Tidak perlu jauh-jauh ke pusat kota untuk murah ya kan? Penginapan murah di Jogja dekat malioboro ini memberikan diskon yang menarik untuk anda yang menginap lebih dari 3 malam, yaitu diskon 10%! wow luar biasa sekali kan? Guest House Jogja murah Minimili cocok untuk anda yang ingin liburan, acara wisuda bersama keluarga, acara pendidikan, event dan masih banyak lagi. Jangan lupa kalau ke Jogja jadikan homestay kami menjadi pilihan tepat untuk kebutuhan akomodasi hemat anda. Salam liburan, MINIMILI Homestay. mampir ke http://guesthousemurahjogja.blogspot.com/2015/02/penginapan-di-jogja.html

Dikirim pada 28 Februari 2015 di Hot News


Anda tentu pernah mendengar dan memakai baju batik kan? sebagai orang Indonesia, batik adalah kain yang sangat familiar. Kata batik berasal dari gabungan dua kata bahasa Jawa: amba, yang bermakna `menulis` dan titik, yang bermakna `titik`. Walaupun kata batik berasal dari bahasa Jawa, kehadiran batik di Jawa sendiri tidaklah tercatat. G.P. Rouffaer berpendapat bahwa teknik membatik kemungkinan diperkenalkan dari India atau Srilanka pada abad ke-6 atau ke-7. Di sisi lain, J.L.A. Brandes, arkeolog Belanda, dan F.A. Sutjipto, sejarawan Indonesia, percaya bahwa tradisi batik adalah asli dari daerah seperti Toraja, Flores, Halmahera, dan Papua. Perlu dicatat bahwa wilayah tersebut bukanlah area yang dipengaruhi oleh Hinduisme, tetapi diketahui memiliki tradisi kuno membuat batik.

G.P. Rouffaer juga melaporkan bahwa pola gringsing sudah dikenal sejak abad ke-12 di Kediri, Jawa Timur. Dia menyimpulkan bahwa pola seperti ini hanya bisa dibentuk dengan menggunakan alat canting sehingga ia berpendapat bahwa canting ditemukan di Jawa pada masa sekitar itu. Adapun detil ukiran kain yang menyerupai pola batik dikenakan oleh Prajnaparamita, arca dewi kebijaksanaan Buddhis dari Jawa Timur abad ke-13. Detil pakaian menampilkan pola sulur tumbuhan dan kembang-kembang rumit yang mirip dengan pola batik tradisional Jawa yang dapat ditemukan kini. Hal ini menunjukkan bahwa membuat pola batik yang rumit yang hanya dapat dibuat dengan canting telah dikenal di Jawa sejak abad ke-13 atau bahkan lebih awal.

Dalam literatur Eropa, teknik batik pertama kali diceritakan dalam buku History of Java, London, 1817 tulisan Sir Thomas Stamford Raffles. Ia pernah menjadi Gubernur Inggris di Jawa semasa Napoleon menduduki Belanda. Pada 1873 seorang saudagar Belanda, Van Rijekevorsel, memberikan selembar batik yang diperolehnya saat berkunjung ke Indonesia ke Museum Etnik di Rotterdam dan pada awal abad ke-19. Saat itulah batik mulai mencapai masa keemasannya. Sewaktu dipamerkan di Exposition Universelle di Paris pada tahun 1900, batik Indonesia memukau publik dan seniman.

Pada akhirnya batik merupakan kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia, khususnya Jawa. Sejak masa lampau, para perempuan menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian. Sehingga pada masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan. Hingga ditemukannya "Batik Cap" yang memungkinkan masuknya laki-laki ke bidang ini. Kemudian terjadi fenomena batik pesisir yang memiliki garis maskulin hingga bisa terlihat pada corak "Mega Mendung". Bagi masyarakat di daerah pesisir ini, pekerjaan membatik merupakan sebuah kelaziman bagi kaum lelaki.

Berbicara tradisi membatik, pada mulanya batik merupakan tradisi yang turun-temurun dari masyarakat Jawa. Boleh jadi, terkadang untuk suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga Keraton Yogyakarta dan Surakarta. Adapun batik Cirebon bermotif mahluk laut dan pengaruh Tionghoa.

Dalam sejarah Indonesia, batik kemudian menjadi busana yang dikenakan oleh para tokoh, mulai dari masa sebelum kemerdekaan hingga sekarang. Di awal tahun 80-an, dalam diplomasi ke luar negeri, Presiden Soeharto mengatakan batik sebagai warisan nenek moyang Indonesia, terutama masyarakat Jawa yang hingga kini dikenakan oleh berbagai kalangan dan usia. Dengan pengakuan UNESCO dan ditetapkannya Hari Batik Nasional pada 2 Oktober semakin menempatkan batik tak hanya budaya Indonesia, tapi jati diri dan indentitas bangsa.

Dikirim pada 24 Desember 2014 di Hot News


connect with ABATASA