0


Info penginapan di Jogja untuk anda yang ingin liburan dengan lebih hemat dan dekat dengan pusat kota. Minimili siap memberikan pelayanan terbaik. Hanya 8 menit ke pusat kota seperti Malioboro, Stasiun Tugu atau sekitar berjarak kurang lebih 5 KM. 1 rumah bisa muat sampai 8-10 orang (termasuk anak-anak), dengan biaya 600ribu per malam, anda tentunya bisa menjatuhkan pilihan kepada homestay di Jogja ini. Fasilitasnya ada TV+Sofabed, Dapur, Kamar mandi shower, Garasi, Kamar AC dan kamar Fan plus gratis ekstra bed. Yang paling penting adalah jarak ke tempat wisata terbaik yang ada di kota Jogja seperti taman sari, wisata kuliner gudeg wijilan, alun-alun selatan dan masih banyak lagi tempat menarik di pusat kota. Tidak perlu jauh-jauh ke pusat kota untuk murah ya kan? Penginapan murah di Jogja dekat malioboro ini memberikan diskon yang menarik untuk anda yang menginap lebih dari 3 malam, yaitu diskon 10%! wow luar biasa sekali kan? Guest House Jogja murah Minimili cocok untuk anda yang ingin liburan, acara wisuda bersama keluarga, acara pendidikan, event dan masih banyak lagi. Jangan lupa kalau ke Jogja jadikan homestay kami menjadi pilihan tepat untuk kebutuhan akomodasi hemat anda. Salam liburan, MINIMILI Homestay. mampir ke http://guesthousemurahjogja.blogspot.com/2015/02/penginapan-di-jogja.html

Dikirim pada 28 Februari 2015 di Hot News


Anda tentu pernah mendengar dan memakai baju batik kan? sebagai orang Indonesia, batik adalah kain yang sangat familiar. Kata batik berasal dari gabungan dua kata bahasa Jawa: amba, yang bermakna `menulis` dan titik, yang bermakna `titik`. Walaupun kata batik berasal dari bahasa Jawa, kehadiran batik di Jawa sendiri tidaklah tercatat. G.P. Rouffaer berpendapat bahwa teknik membatik kemungkinan diperkenalkan dari India atau Srilanka pada abad ke-6 atau ke-7. Di sisi lain, J.L.A. Brandes, arkeolog Belanda, dan F.A. Sutjipto, sejarawan Indonesia, percaya bahwa tradisi batik adalah asli dari daerah seperti Toraja, Flores, Halmahera, dan Papua. Perlu dicatat bahwa wilayah tersebut bukanlah area yang dipengaruhi oleh Hinduisme, tetapi diketahui memiliki tradisi kuno membuat batik.

G.P. Rouffaer juga melaporkan bahwa pola gringsing sudah dikenal sejak abad ke-12 di Kediri, Jawa Timur. Dia menyimpulkan bahwa pola seperti ini hanya bisa dibentuk dengan menggunakan alat canting sehingga ia berpendapat bahwa canting ditemukan di Jawa pada masa sekitar itu. Adapun detil ukiran kain yang menyerupai pola batik dikenakan oleh Prajnaparamita, arca dewi kebijaksanaan Buddhis dari Jawa Timur abad ke-13. Detil pakaian menampilkan pola sulur tumbuhan dan kembang-kembang rumit yang mirip dengan pola batik tradisional Jawa yang dapat ditemukan kini. Hal ini menunjukkan bahwa membuat pola batik yang rumit yang hanya dapat dibuat dengan canting telah dikenal di Jawa sejak abad ke-13 atau bahkan lebih awal.

Dalam literatur Eropa, teknik batik pertama kali diceritakan dalam buku History of Java, London, 1817 tulisan Sir Thomas Stamford Raffles. Ia pernah menjadi Gubernur Inggris di Jawa semasa Napoleon menduduki Belanda. Pada 1873 seorang saudagar Belanda, Van Rijekevorsel, memberikan selembar batik yang diperolehnya saat berkunjung ke Indonesia ke Museum Etnik di Rotterdam dan pada awal abad ke-19. Saat itulah batik mulai mencapai masa keemasannya. Sewaktu dipamerkan di Exposition Universelle di Paris pada tahun 1900, batik Indonesia memukau publik dan seniman.

Pada akhirnya batik merupakan kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia, khususnya Jawa. Sejak masa lampau, para perempuan menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian. Sehingga pada masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan. Hingga ditemukannya "Batik Cap" yang memungkinkan masuknya laki-laki ke bidang ini. Kemudian terjadi fenomena batik pesisir yang memiliki garis maskulin hingga bisa terlihat pada corak "Mega Mendung". Bagi masyarakat di daerah pesisir ini, pekerjaan membatik merupakan sebuah kelaziman bagi kaum lelaki.

Berbicara tradisi membatik, pada mulanya batik merupakan tradisi yang turun-temurun dari masyarakat Jawa. Boleh jadi, terkadang untuk suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga Keraton Yogyakarta dan Surakarta. Adapun batik Cirebon bermotif mahluk laut dan pengaruh Tionghoa.

Dalam sejarah Indonesia, batik kemudian menjadi busana yang dikenakan oleh para tokoh, mulai dari masa sebelum kemerdekaan hingga sekarang. Di awal tahun 80-an, dalam diplomasi ke luar negeri, Presiden Soeharto mengatakan batik sebagai warisan nenek moyang Indonesia, terutama masyarakat Jawa yang hingga kini dikenakan oleh berbagai kalangan dan usia. Dengan pengakuan UNESCO dan ditetapkannya Hari Batik Nasional pada 2 Oktober semakin menempatkan batik tak hanya budaya Indonesia, tapi jati diri dan indentitas bangsa.

Dikirim pada 24 Desember 2014 di Hot News


Sebelum berlibur ke Jogja, cari penginapan murah di Jogja dulu ya. Ketika berlibur ke Yogyakarta, ada banyak hal yang dapat dilihat. Ada Kebun Teh Tritis di Kulonprogo, si mutiara hijau di Bukit Menoreh. Kebun teh ini dapat menjadi alternatif wisata di Yogyakarta selain keraton.
Kebun teh ini seolah hadir sebagai surga kecil yang tak pernah terduga. Menempuh waktu perjalanan sekitar dua jam dari Yogyakarta tak lantas membuat kami lelah. Perbukitan Menoreh seolah menunjukkan kepada kami keelokan alam dari setiap liukan jalan, jurang ataupun tanjakan terjal
Awalnya, tujuan saya dan sahabat saya bukan ke Kebun Teh Tritis, melainkan Kebun Teh Nglinggo. Karena Nglinggo yang kami temukan ketika kami bertanya pada mesin pencari Google. Namun, setelah sampai di Kebun Teh Nglinggo ini, kami bertemu seorang warga setempat dan menyarankan kami untuk mengunjungi Kebun Teh Tritis. Bisa dikatakan, kunjungan kami ke Kebun Teh Tritis adalah suatu kebetulan.
Benar saja, setelah beberapa kali bertanya, akhirnya sampailah kami di Dusun Tritis ini. Ketika sampai, hamparan rimbun tumbuhan teh berjajar rapi seolah memberikan ucapan selamat datang kepada kami. Namun, kami tak langsung yakin jika kebun teh tersebut dibuka untuk umum, karena memang letaknya mengelilingi sebuah rumah.
Sempat ragu, akhirnya kami memberanikan diri melintasi jalan halus selebar kurang lebih satu meter dan memarkirkan motor di halaman rumah tersebut. Untuk meyakinkan diri, kami kembali bertanya apakah benar itu kebun teh yang kami maksud dan bagaimana caranya kami menjelajahi tempat itu. Ternyata kami boleh menikmati tempat itu secara cuma-cuma.
Jika dibandingkan dengan Kebun Teh Nglinggo, jelas saja Tritis lebih apik. Kebun teh ini benar-benar terawat dan menyejukkan. Luasnya sekitar satu hektar dan menghampar di bukit sebelah rumah si empunya, Bapak Purwanto. Dari perjalanan kami yang melewati banyak kebun teh, kami simpulkan kebun teh ini yang terbaik di antara yang lainnya.
Menelusuri tiap-tiap sela jajaran tanaman teh itu seperti memecahkan sebuah teka-teki. Kami selalu menemukan hal menakjubkan yang tak pernah bisa ditangkap kamera dengan lebih baik dibandingkan mata kami sendiri.
Ketika berada di bagian paling bawah, kami melihat hamparan tanaman teh tersusun secara terasering yang menakjubkan. Sampai di bagian tengah, kami dapat melihat bukit di seberang kami yang mulai tertutup kabut. Di bagian paling puncak dari kebun teh ini, kami dapat melihat jajaran bukit lain yang lebih banyak tersembunyi di baliknya.
Tak mau melewatkan kesempatan yang ada, kamipun mengambil foto sebanyak-banyaknya. Mulai dari ketika kami sampai di sana, hingga ketika kami berada di bagian puncak kebun teh tersebut.
Setelah puas melakukan tea walking di kebun teh ini, kami pun memutuskan untuk pulang. Ketika sampai di bawah lagi, seorang ibu menghampiri kami. Ternyata ibu itu adalah istri dari Bapak Purwanto, pemilik kebun teh ini. Beliau sangat ramah dan menceritakan banyak hal tentang kebun tehnya.
Dari percakapan kami tersebut, kami juga tahu bahwa kebun teh itu sudah ada sejak 22 tahun silam dan menjadi mata pencaharian utama keluarga ini. Puas bertanya-tanya banyak tentang tempat indah ini, kami pun memutuskan untuk berpamitan pulang, sebelum hari semakin petang dan kabut turun.
Dalam perjalanan pulang, lagi-lagi banyak pemandangan menarik yang memaksa kami untuk memarkir motor sejenak dan mengabadikan pemandangan itu. Terlebih lagi ketika kami sampai di persawahan dekat daerah Dekso, padi menguning begitu indah, burung-burung kecil terbang seakan tak takut bahaya, dan sungai kecil mengalir menyejukkan. Benar-benar pemandangan yang tak mampu kami bayar dengan apapun.
Kami tak pernah menyangka jika kami akan sampai ketempat ini. Perjalanan yang cukup jauh dan tempat yang tak kami ketahui sebelumnya seakan-akan menjadi hadiah indah yang harus kami syukuri. Setelah apa yang kami lewati hari itu, kami berjanji untuk tidak boleh bersungut sedikit pun. Karena apa yang kami dapatkan, semuanya kami peroleh secara cuma-cuma.
Kulonprogo menjadi sebuah surga yang siapapun boleh rasakan, tanpa ada batasan. Udara segar yang bisa dihirup sebanyak yang kita bisa, hijaunya alam yang boleh kita rasakan sepuasnya, dan keindahan sempurna di perbukitan yang terkadang hanya kita kenal namanya saja. Jadi coba baca artikel lain tentang penginapan murah di jogja dan objek wisatanya disini
sumber : detik.com

Dikirim pada 26 November 2014 di Hot News


Kebutuhan baju kerja batik yang berkualitas sudah menjadi kebutuhan utama, sejak beberapa tahun lalu batik merupakan salah satu baju kerja yang sangat diburu. Gerakan batik nasional yang secara serempak dijalankan membuat batik naik pamor. Tentunya seiring waktu, bahan kain batik, kualitas, pilihan motif pun menjadi faktor penentu, tentunya anda selalu ingin memakai baju kerja batik terbaru dengan kombinasi yang bagus kan?

BatikAyu.com mengerti akan hal ini, dengan koleksi baju kerja batik wanita dan baju kerja batik kombinasi yang selalu memberikan kualitas terbaik dengan harga murah, BatikAyu telah menjadi market leader di bidang baju kerja batik. Koleksi baju kerja batik muslim yang dimiliki BatikAyu.com pun sangat banyak dan beragam, dari motif yang manis, berkarakter dan kualitas jahitan yang sangat bagus disediakan oleh BatikAyu.

BatikAyu tidak hanya jual baju batik untuk kerja, anda selalu bisa melihat baju batik couple, dress baju batik untuk berbagai keperluan, jangan khawatir, kualitas jahit dan kualitas batik akan selalu di check dan recheck untuk menjaga kepuasan anda. Jika anda ingin memakainya secara kolektif pun BatikAyu siap melayani pesanan baju kerja batik untuk kantor anda, dijamin harga terjangkau. Jangan sungkan hubungi BatikAyu.com dengan pengalaman yang mumpuni di bidang batik, kami tahu dan bisa memberikan saran yang pas untuk segala kebutuhan baju batik.

Ingat, BatikAyu.com adalah toko baju kerja batik online yang telah berpengalaman, selalu memberikan motif terbaru untuk baju batik kerja wanita dan couple, banyak motif dan selalu update, dan tidak lupa harga yang sangat terjangkau. Kalau mau belanja baju kerja batik ya hanya di BatikAyu.com! :) Salam Keindahan :)

Dikirim pada 04 November 2014 di Hot News


connect with ABATASA