0


Polaroid membuat debutnya di ranah kamera aksi seukuran genggaman tangan. Namanya Polaroid Cube dan akan dipasarkan 1 Oktober nanti.

Cube berukuran kecil, hanya sekitar 3,8 sentimeter di tiap bagian sisinya. Harga yang ditawarkan Polaroid hanya sekitar US$99,99 atau Rp1 jutaan.

Resolusi yang diusung Cube sekitar 6 megapiksel dan dibantu dengan satu tombol untuk pengoperasiannya. Fitur di dalamnya mampu menangkap gambar diam sampai resolusi sebesar itu. Sedangkan untuk pengambilan video, formatnya bisa mencapai high-def 1080 atau sekitar 720 piksel.

Cube dilengkapi dengan satu port USB untuk kabel charger dan transfer data. Daya simpannya sekitar 32 GB untuk video dan gambar. Tentunya, ruang penyimpanan yang diandalkan adalah kartu micro-SD.

Perangkat ini memang antipercikan air. Namun jika pengguna berniat untuk membawanya ke dalam air, mereka harus memberikan perlindungan untuk Cube. Pengguna bisa melindungi Cube dengan casing waterproof.

Sebagai tambahan, perangkat ini tidak membutuhkan bantuan pengait untuk bisa tersemat ke dalam perangkat lain. Pasalnya, perangkat ini dilengkapi dengan klip magnetik yang bisa dengan mudah dilekatkan ke sepeda atau permukaan lain.
Kompetitornya, GoPro, mengharuskan penggunaan perangkat tambahan untuk bisa melekatkannya di permukaan lain.

Yang menarik lagi, di dalam GoPro terdapat mikrofon dan bantuan cahaya LED untuk pengambilan gambar di malam hari.
sumber : viva.co.id

Dikirim pada 30 September 2014 di Hot News


Dewan Perwakilan Rakyat akan menggelar Sidang Paripurna pengucapan sumpah anggota MPR, DPR, dan DPD terpilih periode 2014-2019, Rabu 1 Oktober 2014.

Acara yang akan dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono, serta para komisioner Komisi Pemilihan Umum itu akan dipimpin oleh pimpinan MPR, DPR, dan DPD sementara.

Dari sekian banyak anggota dewan yang akan disumpah, ada nama Ade Rezki Pratama. Ia merupakan anggota DPR termuda yang kini baru menjejaki usia 26 tahun.

"Kita tentunya ingin banyak belajar serius, tidak main-main untuk membuat perubahan yang lebih baik. Kita akan terus belajar dan tidak berpuas diri tentunya," ujar Ade usai acara gladi bersih di Gedung DPR, Jakarta, Selasa 30 September 2014.

Ade berharap agar dia ditempatkan di Komisi V DPR yang membidangi perhubungan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, pembangunan pedesaan dan kawasan tertinggal, serta meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

"Kita tahu di negara yang begitu luasnya, tapi masih kurang infrastruktur, ini terkait anggaran juga. Nanti kita bersama-sama di dewan yang baru bisa mencari solusi yang baik agar rakyat sejahtera," jelas dia.

Politikus Partai Gerindra dari daerah pemilihan Sumatera Barat II ini mengaku tidak gentar dengan para senior dan anggota DPR petahana. Ia beralasan, keberadaan senior justru menjadi tambahan modal baginya untuk berbagi ilmu.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan anggota DPR, dan DPD yang memiliki usia termuda dan tertua untuk memimpin Sidang Paripurna.

Berikut daftar nama-namanya;

Tertua (DPR)
- Dra. Popong Otje Djundjunan, lahir di Bandung 30 Desember 1938 (76th), Perempuan, Partai Golkar Dapil Jawa Barat I.

Termuda (DPR)

- Ade Rezki Pratama, SE, lahir di Bukittinggi, 8 November 1988 (26th), Laki-laki, Partai Gerindra Dapil Sumatera Barat II.

Tertua (DPD)

- Drs. H. Mudaffar Sjah, M.Si, lahir di Ternate 13 April 1935 (79th), Laki-laki, Dapil Prov. Maluku Utara.

Termuda (DPD)

- Riri Damayanti, S.Psi, lahir di Bengkulu 4 Februari 1990 (24th), perempuan, Dapil Prov. Bengkulu.

sumber : viva.co.id

Dikirim pada 30 September 2014 di Hot News
Awal « 1 2 3 4 » Akhir


connect with ABATASA